IMPLEMENTASI BDR DAN MERDEKA BERMAIN BAGI AUD

oleh Sri Hartami_penilik Kab.Pati Jateng

Hal penting yang ada dalam BDR yang harus kita pahami adalah : (1) bermain adalah kegiatan anak tetap "play based" (brrmain), bukan kegiatan yang berpusat pada orang tua, (2) menggunakan bahan yang ada di rumah. Sebagai bahan bermain anak adalah menggunakan benda-benda yang ada di rumah, bukan benda yang harus dibeli oleh orang tua, (3) komunikasi interaksi. Komunikasi kepada anak  dengan pertanyaan terbuka merupakan salah satu wujud dukungan bermain yang penting untuk anak, (4) dokumentasi. Orang tua mendokumentasikan kegiatan anak dan mengirimkan hasil dokumentasi tersebut ke guru untuk memperoleh umpan balik dan penilaian untuk anak.

Mainan adalah dunia anak dan BERMAIN adalah bahasa yang tepat diberikan kepada anak. Bermain adalah dunia anak. Saat bermain, anak belajar melakukan eksplorasi, eksperimen dan dan membuat karya (kreatifitas). Bersamaan dengan terjadinay proses stimulasi sensorial. bermain pada anak adalah kegiatan yang sangat serius, sama seriusnya dengan proses belajar yang dilakukan orang dewasa. Saat bbermain anak akan menemukan konsep-konsep baru. Dukungan yang diperlukan anak saat bermain adalah waktu, benda atau materia, tempat, dan komunikasi dengan guru atau orang tua.

Bahan atau benda yang dapat dimainkan anak adalah benda apapun yang tersedia di rumah. Benda yang bersifat terbuka, karena anak dapat mewujudkan imajinasi apapun dengan benda tersebut. Benda-benda itu dikenal dengan nama loose part, yaitu benda yang dapat terpisah, dapat dijadikan  satu kembali, dibawa, digabungkan, dijajar, dipindahkan, digunakan sendiri atau digabungkan dengan benda yang lain. Keragaman loose part penting untuk nutrisi sensorial anak. Maka temukan benda di rumah yang bervariasi (bentuk, tekstur, warna, aroma, ukuran, dan lain-lain). Benda-benda itu bisa bahan alam, plastik, logam, kayu dan bambu, bekas kemasan, kain, dan lain--lain.

Komunikasi dan interaksi bertujuan agar anak bisa mengembangkan, melanjutkan ide dan imajinasi ddan bukan untuk menguji pemahaman anak. respon anak tidak untuk dilihat benar atau salah, termasuk apabila anak tidak menjawab pertanyaan kita karena asyyiik bermain.Pertanyaan terbaik adalah pertanyaan terbuka yang membuat anak berpikir, dan menemukan pemecahan masalah.

Dokumentasi adalah proses merekam apa yang dilakukan anak saat bermain. Tidak hanya karya akhir, tetapi proses saat anak bermain itu lebih pentng. Mulai dari ketertarikan pada benda-benda (eksplorasi), melakukan sesuatu pada benda-benda itu (eksperimen), dan mewujudkan karya imajinatifnya (kreatifitas) termasuk merekam/mencatat celoteh anak saat bermain atau merespon pertanyaan. Dokumentasi dilakukan secara alami saat anak asyik bermain. Dapat berupa pengambilan foto atau video. Kemudian hasil rekaman berupa foto atau video tersebut dikirimkan ke guru agar guru dapat mengamati kegiatan main anak di rumah  untuk memberikan evaluasi pada anak dan memberikan umpan balik mengenai apa yang perlu dilakukan orang tua untuk memfasilitasi kelanjutan kegiatan main anak pada hari berikutnya.

Semoga bermanfaat....

Comments

Popular posts from this blog

ETIKA DAN KARAKTER PENDIDIK PAUD